Raih Sukses dengan Berbisnis Homestay

Raih Sukses dengan Berbisnis Homestay

Bersyukurlah kita karena tinggal di Indonesia yang kaya akan objek wisata. Keragaman tempat wisata tersebut ternyata tidak hanya bisa dinikmati keindahannya, tetapi juga bisa Anda manfaatkan sebagai ladang untuk berbisnis. Salah satu bisnis yang berkaitan erat dengan pariwisata adalah penginapan.

Penginapan berupa hotel kini sudah biasa dan jamak ditemui. Namun, tren berwisata ala backpacker yang akhir-akhir ini begitu marak ternyata ikut memopulerkan penginapan murah yang disebut dengan homestay.

Homestay sejatinya adalah rumah milik warga setempat yang disewakan untuk menginap. Anda bisa menyewa satu kamar atau satu rumah sekaligus. Interiornya pun dibiarkan sederhana dan tidak berbeda dari rumah warga sekitar, sehingga memberikan kesan homey alias seperti berada di rumah sendiri.

Nah, bisnis homestay saat ini tengah menjamur seiring dengan meningkatnya keinginan masyarakat untuk berwisata hemat. Oleh karena itu, manfaatkan peluang ini sebaik mungkin dengan mulai merintis bisnis homestay. Penasaran bagaimana caranya? Simak informasi berikut ini.

  1. Tentukan Lokasi yang Tepat

Langkah pertama untuk memulai bisnis properti adalah memilih lokasi yang tepat.

Karena target Anda adalah para pelancong yang sedang menuju tempat wisata, usahakan agar lokasi homestay tidak jauh dari tempat wisata tersebut.

Selain dekat dengan tempat wisata, berikutnya pilih rumah yang dapat diakses oleh transportasi umum. Ingat, pelanggan utama Anda adalah para backpacker yang sedang berwisata hemat. Umumnya mereka akan menggunakan transportasi umum untuk bepergian. Selain itu, pastikan kondisi jalan menuju homestay sudah dapat dilalui dengan nyaman, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan.

Berikutnya, yang tidak kalah penting adalah lokasi rumah dekat dengan tempat makan. Bayangkan saja jika tamu Anda yang sedang kelaparan harus berjalan jauh hanya untuk mencari tempat makan.

  1. Beli Rumah Milik Warga Setempat

Setelah memperkirakan lokasi yang tepat untuk homestay, berikutnya Anda berburu rumah yang sedang dijual di lokasi tersebut. Misalnya Anda sedang di Bali, Anda bisa beli rumah Bali. Cara ini bisa Anda lakukan jika memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah.

Dengan membeli rumah, Anda bisa sekaligus berinvestasi karena harga properti makin lama cenderung makin meningkat. Apalagi jika lokasinya prospektif. Namun, jangan sembarang membeli rumah. Usahakan beli rumah warga setempat karena harganya pasti lebih murah dibandingkan rumah yang dibangun oleh pengembang.

  1. Bagaimana Jika Dana Anda Tidak Cukup untuk Membeli Rumah?

Jangan gigit jari dulu bila tabungan Anda tidak cukup untuk membeli rumah. Alternatif lainnya bisa dengan menyewa rumah warga. Namun, cara ini juga membutuhkan modal yang lumayan.

Cara yang lebih murah atau bahkan tanpa modal adalah dengan bagi hasil. Buatlah perjanjian dengan pemilik rumah untuk membagi keuntungan dari setiap tamu yang menginap. Tetapkan juga kewajiban dan hak masing-masing, seperti pihak mana yang bertanggung jawab untuk merawat rumah, pihak yang mencari pelanggan, dan sebagainya. Cara yang mudah dan murah ini terinspirasi oleh dua mahasiswa Yogyakarta bernama Ardhan dan Sutopo yang lebih dulu sukses dalam berbisnis homestay.

  1. Lengkapi dengan Fasilitas yang Memadai

Para tamu memang tidak mengharapkan fasilitas mewah, seperti layaknya tinggal di hotel berbintang. Umumnya mereka maklum dengan kondisi rumah yang sederhana. Namun, keberadaan fasilitas yang memadai tentu menjadi nilai tambah di mata calon pelanggan Anda. Setidaknya, tiap kamar terdiri dari tempat tidur dipan dan dilengkapi dengan kipas angin atau pendingin ruangan.

Jika Anda ingin memperoleh penghasilan tambahan, Anda juga bisa menyediakan jasa laundry, sewa kendaraan, dan katering. Para tamu homestay yang membutuhkan jasa tersebut akhirnya tidak perlu mencari ke tempat lain, karena Anda sudah menyediakan semuanya.

  1. Melakukan Promosi yang Efektif

Percaya tidak percaya, kesuksesan bisnis homestay yang dirintis oleh Ardhan dan Sutopo bermula dari cara pemasaran yang efektif. Ardhan sengaja menggandeng Sutopo yang ahli di bidang pemasaran internet untuk membuat situs web dan menempatkan alamat situs mereka di posisi pertama pencarian Google. Padahal, sebelum pemasaran ini dilakukan, jumlah tamu mereka dalam setahun hanya bisa dihitung dengan jari.

Oleh karena itu, promosi yang efektif perlu Anda lakukan. Buatlah situs bisnis yang ramah SEO (Search Engine Optimmization). Tujuannya supaya orang yang membutuhkan tempat menginap dapat dengan mudah menemukan situs bisnis Anda di halaman pertama pencarian internet. Manfaatkan pula promosi melalui media sosial, karena sebagian besar target pasar Anda adalah anak muda pengguna media sosial.

Nah, apakah Anda sudah tertarik untuk berbisnis homestay? Mari, jangan lewatkan peluang ini. Anda bisa mulai merintis bisnis ini di daerah wisata seperti Yogyakarta dan Bali. Untuk menemukan rumah Jogja dan rumah Bali yang sedang dijual, Anda bisa melakukan pencarian di situs-situs properti tepercaya di Indonesia.

Posted in: Lifestyle

Leave a Comment

IBX5989CA17BA363